Jalahoaks Raih Predikat Champion WSIS 2026: Platform Anti-Hoaks DKI Diakui Dunia

Jakarta, InfoJakartaSatu — Platform Jakarta Lawan Hoaks (Jalahoaks) berhasil meraih predikat Champion dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 kategori Ethical Dimensions of Information Society. Penghargaan dari International Telecommunication Union (ITU) ini mengukuhkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun ruang digital yang sehat dan tepercaya.

Ilustrasi layanan cek fakta digital Jalahoaks - Jalahoaks Juara WSIS 2026 - Info Jakarta Satu
Gambar ilustrasi "platform cek fakta digital Jalahoaks di smartphone" - dibuat dengan AI. Info Jakarta Satu

Dikutip dari siaran pers Pemprov DKI Jakarta, ajang WSIS Prizes 2026 diikuti oleh 1.595 proposal dari berbagai negara, dengan 360 program terpilih sebagai nominator. Jalahoaks menjadi salah satu dari tiga program asal Indonesia yang meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Perjalanan Jalahoaks Sejak 2020

Ilustrasi aplikasi Jalahoaks di smartphone dengan latar Monas Jakarta - Jalahoaks Juara WSIS 2026 - Info Jakarta Satu
Gambar ilustrasi "aplikasi Jalahoaks dengan latar Monas Jakarta" - dibuat dengan AI. Info Jakarta Satu

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan bahwa Jalahoaks dikembangkan sejak tahun 2020 sebagai respons terhadap maraknya penyebaran hoaks di ruang digital.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Namun, penanganan hoaks tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, media, komunitas, akademisi, dan masyarakat agar ruang digital semakin sehat dan tepercaya," ujar Dewi, dikutip dari siaran pers resmi Pemprov DKI Jakarta.

Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada warga DKI Jakarta yang terus mendukung dan memanfaatkan Jalahoaks sebagai sarana memeriksa kebenaran informasi.

Dua Program Indonesia Lainnya Ikut Menang

Selain Jalahoaks, dua program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI juga meraih penghargaan di ajang yang sama. Keberhasilan tiga program Indonesia ini menunjukkan kontribusi aktif Indonesia dalam pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang beretika di tingkat internasional.

Penghargaan diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada 9–10 Juli 2026. Penghargaan untuk Jalahoaks diterima oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen RI, Suharti, yang mewakili Jalahoaks dalam acara tersebut.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Ibu Suharti, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen beserta jajaran, yang telah bersedia mewakili menerima penghargaan ini di Jenewa," tambah Dewi.

Fitur dan Layanan Jalahoaks

Jalahoaks merupakan platform layanan pemeriksaan fakta yang dikembangkan oleh Diskominfotik DKI Jakarta. Masyarakat dapat melaporkan informasi yang mencurigakan atau meragukan untuk diverifikasi kebenarannya. Selain itu, platform ini juga menyediakan edukasi literasi digital bagi warga Jakarta.

Hingga saat ini, Jalahoaks telah menjadi salah satu rujukan utama warga Jakarta untuk memastikan kebenaran informasi, terutama di tengah pesatnya arus informasi di media sosial dan aplikasi pesan instan.

Dampak dan Signifikansi

Penghargaan tingkat dunia ini membawa dampak positif bagi reputasi Jakarta sebagai kota yang serius menangani isu literasi digital dan etika informasi. Sebagai ibu kota negara, Jakarta menjadi contoh konkret bagaimana pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam melawan disinformasi.

WSIS Prizes sendiri merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh ITU, badan khusus PBB di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Penghargaan ini diberikan kepada program-program inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat di seluruh dunia.

Baca Juga: Program Padat Karya DKI 2026: Rekrutmen Warga Jakarta untuk Infrastruktur dan Pemeliharaan Kota

Kesimpulan

Predikat Champion di WSIS Prizes 2026 menjadi pengakuan internasional atas komitmen Jakarta dalam memerangi hoaks. Ke depan, Jalahoaks diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak warga, sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang cerdas dan berintegritas digital.

Sumber:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Padat Karya DKI 2026: Rekrutmen Warga Jakarta untuk Infrastruktur dan Pemeliharaan Kota

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pemprov DKI Jakarta